Padang -- BSMI Sumatera Barat memberangkatkan tim relawan yang terdiri dari relawan medis dan relawan umum untuk respons gempa Pasaman Barat dan Pasaman, Sumatera Barat.
Koordinator Tim Relawan BSMI Sumbar dr Fitria Heny mengatakan ada 15 tim yang diberangkatkan pada fase awal untuk respons gempa di Pasaman Barat dan Pasaman.
"Tim terdiri dari 15 orang tenaga kesehatan dan tenaga umum, akan melakukan penanganan pertama dengan memenuhi kebutuhan pokok korban dan kebutuhan layanan medis bagi penyintas," ujar Heny dalam pemberangkatan relawan dari Padang, Ahad (27/2/2022).
Heny mengatakan, Tim BSMI Sumbar juga membawa bantuan kebutuhan pokok seperti makanan, selimut, pakaian ganti, logistik dan masker.
"Sembari nanti kita assessment awal dan mendirikan posko sebagai fungsi koordinasi dan pusat bantuan. Kami juga langsung akan berkoordinasi dengan BPBD di posko induk untuk mengintegrasikan kerja-kerja di lapangan sesuai kebutuhan," kata dia.
Ketua Umum BSMI M Djazuli Ambari mengatakan, selain relawan dari Padang DPN BSMI juga akan mengirim relawan dari pusat bersama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI.
"InsyaAlllah akan dikirim bersama dengan koordinasi dari Kemenkes untuk membantu tindakan kesehatan di wilayah bencana terutama Pasaman dan Pasaman Barat," ungkap Djazuli.
Ia menyebut garis komando dan kerjasama dengan pemerintah menjadi penting dalam situasi darurat seperti ini agar setiap langkah di lapangan bisa sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak dan satu garis koordinasi.
"InsyaAlllah BSMI siap mendukung dari sisi kesehatan dan juga proses bantuan lainnya bagi penyintas gempa Pasaman dan Pasaman Barat, sampai selesai diperlukan hingga pasca bencana," kata dia.
