JAKARTA -- Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) diundang sebagai salah satu pembicara dalam Forum Group Discussion (FGD) Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Palestina di Gedung Nusantara kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Hadir mewakili BSMI adalah Ketua Umum DPN BSMI Muhammad Djazuli Ambari dan Sekretaris Jenderal Muhammad Rudi. FGD GKSB DPR RI-Parlemen Palestina juga dihadiri Ketua GKSB DPR RI-Parlemen Palestina Syahrul Aidi Ma’azat, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr Zuhair Al Shun dan perwakilan beberapa NGO yang memiliki program kemanusiaan di Palestina.
Djazuli dalam paparannya mengatakan, BSMI sebagai lembaga kemanusiaan akan terus memberikan bantuan dan dukungan kepada Palestina.
"Sebab kemerdekaan Palestina sesuai dengan amanat pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 alinea pertama bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa. Palestina juga merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia," ungkap Djazuli.
Djazuli lantas mengutip pernyataan Presiden pertama RI Ir Soekarno yang menyebut selama kemerdekaan Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina maka sepanjang itulah bangsa Indonesia berdiri menentang penjajah Israel.
Ia melanjutkan BSMI sebagai lembaga kemanusiaan sudah mengerjakan berbagai aksi kemanusiaan untuk Palestina. BSMI bersama tim dokter spesialis asal Indonesia beberapa kali bertandang ke Gaza Palestina untuk menyalurkan bantuan sekaligus melatih tenaga medis di Gaza.
"BSMI pada 2009, 2010, 2012, 2013 langsung mengirim relawan medis dan nonmedis ke Gaza. Langsung memberikan bantuan obat-obatan, ambulans hingga tindakan medis dan operasi. Termasuk pelatihan stem cell bagi dokter-dokter di Palestina," ujar dia.
Sementara program hingga 2021 pasca agresi militer zionis, BSMI juga terus mengirimkan bantuan obat-obatan, sembako, bantuan musim dingin, beberapa unit ambulans, paket Ramadhan hingga kurban di jalur Gaza.
"Salah satu program unggulan BSMI adalah beasiswa bagi mahasiswa asal Gaza untuk melanjutkan kuliah di Indonesia. Beberapa adalah dokter yang mengambil spesialis di beberapa Fakultas Kedokteran di Indonesia. Setelah selesai mereka kembali ke Gaza dan mengabdi di rumah sakit di sana," imbuh Djazuli.
Ketua GKSB DPR RI-Parlemen Palestina Syahrul Aidi Ma’azat menambahkan GKSB adalah sati dari 102 grup kerja sama bilateral DPR RI dengan parlemen dunia.
Ia menyebut misi diplomasi adalah bagian fungsi DPR selain legislasi, pengawasan dan penganggaran.
"Mitra kami adalah Parlemen Palestina. Kunjungan kerja kami ke Palestina merupakan agenda kerja kami, terutama untuk bertemu dengan pihak terkait di Parlemen Palestina. Dalam waktu dekat, sekitar Mei mendatang, kami telah mengagendakan untuk melakukan kunjungan ke Jalur Gaza," ujar dia.
Sebab itu, papar Anggota DPR RI asal Riau ini, FGD diadakan untuk persiapan keberangkatan anggota DPR RI ke Jalur Gaza.
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar kunjungan kami ke sana benar-benar memberikan dampak positif dan kemanfaatan. Kami sangat ingin mendengar ide dan gagasan substantif dari forum ini untuk soliditas kunjungan kami ke Jalur Gaza," ujar Syahrul.
Lebih jauh, pertemuan hari ini juga kami tujukan untuk menguatkan solidaritas dan dukungan pelbagai elemen di Indonesia yang secara langsung mengusung agenda sokongan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
"Kami sebagai representasi rakyat, kami menempatkan diri kami sebagai perekat elemen-elemen bangsa Indonesia yang secara langsung memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina," ucapnya.
