PASAMAN BARAT -- BSMI Sumatera Barat membagikan sedikitnya 250 paket makanan, tenda, selimut dan pakaian ganti ke penyintas gempa di Pasaman dan Pasaman Barat dalam satu hari.
Koordinator Relawan BSMI Sumbar dr Fitria Heny mengatakan, pihaknya telah melakukan assesment sejak sebelum keberangkatan dan berkoordinasi ke setiap penanggung jawab posko yang sudah berdiri.
Ia menyebut, penyintas masih banyak membutuhkan tenda dan terpal karena kondisi hujan badai sementara rumah-rumah yang rusak tidak bisa ditempati lagi.
"Relawan BSMI satu hari fokus membagian 250-300 paket makanan, selimut, air minum di lapangan. Kebutuhan besarnya memang masih tenda, seliimut dan makanan. Maka berdasar assesment juga untuk kebutuhan makanan BSMI mendirikan dapur umum," kata Heny.
Ia menyebut ada permintaan juga pakaian ganti. Sebab itu, BSMI membuka pakaian ganti namun membatasi pengumpulan bantuan hanya sampai esok hari untuk mengantisipasi penumpukan bantuan.
Selain itu BSMI Sumbar juga membutuhkan bantuan stok obat-obatan untuk siaga di posko. Sebab berdasar assesment, kebutuhan medis sudah relatif terpenuhi bahkan sampai di tingkat posko pengungsian.
"Di sana Dinas Kesehatan aktif berkeliling dan memenuhi kebutuhan kesehatan. Sehingga untuk medis cukup terpenuhi sehingga BSMI diarahkan untuk membantu trauma healing. Meski begitu BSMI sendiri masih perlu stok obat-obatan untuk ke depan melakukan layanan kesehatan bagi yang belum tercover dari Dinkes," ungkap Heny.
