Gaza City – Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) bersama Jamaah Qur’an Best dan Nakes Mengaji Surabaya kembali menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan iftar Ramadhan bagi masyarakat Gaza.
Bantuan tersebut didistribusikan pada 26 Ramadhan kepada keluarga-keluarga pengungsi yang berada di Suhbait Khair Shelter, Gaza City, yang saat ini menghadapi kondisi keterbatasan akses pangan, khususnya untuk kebutuhan berbuka puasa.
Sekretaris Jenderal BSMI, Muhammad Rudi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk solidaritas nyata masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara di Palestina, khususnya di tengah situasi yang masih sulit.
“Bantuan iftar ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang ingin tetap membersamai saudara-saudara kita di Gaza. Di tengah keterbatasan, kami ingin memastikan mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan berbuka di bulan Ramadhan,” ujar Muhammad Rudi.
Ia menambahkan, banyak keluarga pengungsi yang saat ini kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk makanan untuk berbuka puasa. Oleh karena itu, kehadiran bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan membagikan paket makanan berbuka kepada ratusan keluarga pengungsi, yang terdiri dari perempuan, anak-anak, dan lansia. Program ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BSMI dalam mendukung ketahanan masyarakat terdampak konflik.
“Ini bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang menghadirkan harapan dan kepedulian. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” lanjutnya.
BSMI bersama mitra terus berkomitmen untuk menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza, serta mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan.