JAKARTA — Kabar membanggakan datang dari dunia literasi ilmiah kemanusiaan. Indonesian Red Crescent Humanitarian Journal (IRC Hum) resmi meraih Akreditasi Jurnal Ilmiah SINTA Peringkat 4, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kemanusiaan dan kesehatan.
Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), M. Djazuli Ambari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan jurnal.
“Pencapaian Akreditasi SINTA 4 ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam memperkuat literasi ilmiah di bidang kemanusiaan dan kesehatan. Ini bukan hanya soal pengakuan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ke depan,” ujar Djazuli.
Ia juga secara khusus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh penulis, editor, dan reviewer yang telah berkontribusi aktif dalam menjaga kualitas ilmiah jurnal.
“Terima kasih kami sampaikan kepada para penulis yang telah mempercayakan karya terbaiknya, kepada tim editor yang memastikan kualitas dan konsistensi publikasi, serta para reviewer yang dengan dedikasi tinggi menjaga standar ilmiah melalui proses penelaahan yang ketat,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran IRC Hum menjadi ruang strategis dalam mendokumentasikan praktik-praktik kemanusiaan berbasis ilmu pengetahuan, sekaligus mendorong lahirnya gagasan dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat luas.
Lebih lanjut, Djazuli berharap capaian ini dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas jurnal secara berkelanjutan, hingga mampu menembus reputasi internasional.
“Kami optimis, dengan kerja sama dan dedikasi seluruh pihak, IRC Hum dapat terus berkembang dan ke depan mampu menjadi jurnal bereputasi internasional yang membanggakan,” tutupnya.
Dewan Pengurus Nasional BSMI menegaskan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memperkuat kontribusi nyata dalam bidang kemanusiaan melalui pendekatan ilmiah.
