Kembali ke blog
bsmi / 20 Oktober 2022 Nasional

Koordinasi dengan BNPB, BSMI Diarahkan ke Nagari Malampah Pasaman

Koordinasi dengan BNPB, BSMI Diarahkan ke Nagari Malampah Pasaman

PASAMAN -- BSMI Sumatera Barat bergerak membantu korban gempa Pasaman dan Pasaman Barat dan terus berkoordinasi dengan BPBD maupun BNPB. 

Koordinator Relawan BSMI Sumbar dr Fitria Heny menuturkan, sebelum keberangkan BSMI Sumbar berkoordinasi dengan BPBD Sumbar dan diperoleh informasi agar tim BSMI Bergerak ke Pasaman karena untuk Pasaman Barat sudah mulai banyak mengalir bantuan.

"Kami koordinasi dengan Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Sumbar Bapak Rumainur dan diarahkan ke Pasaman. Alhamdulillah melalui Sekretaris BPBD Sumbar Bapak Mulyadi juga menitipkan bantuan berupa tenda 4x8 dan 4x10 dengan total 13 terpal sesuai permintaan tim untuk melayani kebutuhan pengungsi di lapangan," ungkap dr Heny.

Tim BSMI Sumbar pun bergerak ke Kabupaten Pasaman. Sampai di BPBD Kabupaten Pasaman, Tim BSMI Sumbar diarahkan oleh Kelaksana BPBD Kabupaten Pasaman dan Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB yang berada di lokasi.

"Berdasarkan diskusi, diketahui bahwa lokasi yang terparah berada di lereng Gunung Pasaman dan Gunung Talamau. Tim BSMI diarahkan untuk menuju ke Posko Kampung Aur, Jorong Siparayo, Nagari Malampah, Kabupaten Pasaman," ujar Heny. 

Sebelum meninggalkan lokasi menuju Malampah, Tim sempat berdiskusi dengan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kab Pasaman Desirwan. Dinas Sosial menginformasikan bahwa lokasi Malampah sangat terdampak karena ada longsor. Di posko Kecamatan Tigo Nagari ini terdapat 1200 orang pengungsi, 92 orang di antaranya adalah balita. Pengelola Posko telah menyediakan satu tenda berkapasitas 20 orang dan masih butuh sekitar 4 tenda lagi. 

"Dapur Umum baru satu dengan 80 porsi per satu setengah jam. Jadi juga masih ada kebutuhan dapur umum. Di sini terdapat 20 tenda, yang sudah dapat kebutuhan dapur 10 tenda, namun tidak ada kompor gas. Kebutuhan yang sangat mendesak untuk posko ini adalah: kompor gas, gas, dan tenda serta perlengkapan balita," terang Heny.