CUANJUR -- Tim AJU BSMI untuk Gempa Cianjur melapor secara resmi ke Posko Induk yang berada di Pendopo Kabupaten Cianjur. Tim AJU BSMI terdiri dari dokter umum dan relawan umum untuk memetakan kebutuhan utama pada tanggap darurat gempa Cianjur.
Ketua Tim AJU BSMI untuk Gempa Cianjur, Bima Pradana mengatakan, tim langsung menuju Posko Induk di Pendopo Kabupaten untuk melaporkan jumlah relawan dan rencana giat BSMI.
"Tim AJU melapor ke BPBD dan juga berkoordinasi sekilas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan Puskesmas Kecamatan Cugenang. Tim AJU dari DPN BSMI juga langsung didampingi tim dari BSMI Kota dan Kabupaten Sukabumi," sebut Bima.
Setelah melapor, Tim BSMI diarahkan untuk menuju ke Desa Sukamanah untuk rencana pendirian posko medis dan pendirian Rumah Sakit Lapangan.
"Setelah dari Posko Induk kami sempat berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Cianjur dan Puskesmas Kecamatan Cugenang untuk membantu dalam klaster kesehatan. Kami kemudian diarahkan ke Desa Sukamanah untuk berkoordinasi terkait rencana pendirian Posko di daerah tersebut," papar Bima.
Tim AJU BSMI juga langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang dan langsung memetakan wilayah aksi yang bis dilakukan di wilayah tersebut.
"Pada fase ini kami mensurvei beberapa lokasi yang bisa didirikan Posko Utama yang juga berfungsi sebagai Rumah Sakit Lapangan tipe I untuk pasien rawat jalan korban gempa Cianjur," ungkap Bima.
Keesokannya, setelah melakukan survei di beberapa tempat terkait lokasi pendirian RS Lapangan, Tim BSMI akhirnya mendirikan RS Lapangan dengan dukungan Badan SAR Nasional di Juanda Business Park Blok A2 Jalan Ir H Juanda, Cianjur.
"Alhamdulillah kebutuhan RS Lapangan untuk tempat yang datar dan cukup memadai ada di lokasi ini sehingga diputuskan pendirian RS Lapangan sebagai pos utama berada di wilayah ini," kata Bima.
Ketua Tim AJU BSMI untuk Gempa Cianjur, Bima Pradana mengatakan, tim langsung menuju Posko Induk di Pendopo Kabupaten untuk melaporkan jumlah relawan dan rencana giat BSMI.
"Tim AJU melapor ke BPBD dan juga berkoordinasi sekilas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan Puskesmas Kecamatan Cugenang. Tim AJU dari DPN BSMI juga langsung didampingi tim dari BSMI Kota dan Kabupaten Sukabumi," sebut Bima.
Setelah melapor, Tim BSMI diarahkan untuk menuju ke Desa Sukamanah untuk rencana pendirian posko medis dan pendirian Rumah Sakit Lapangan.
"Setelah dari Posko Induk kami sempat berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Cianjur dan Puskesmas Kecamatan Cugenang untuk membantu dalam klaster kesehatan. Kami kemudian diarahkan ke Desa Sukamanah untuk berkoordinasi terkait rencana pendirian Posko di daerah tersebut," papar Bima.
Tim AJU BSMI juga langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang dan langsung memetakan wilayah aksi yang bis dilakukan di wilayah tersebut.
"Pada fase ini kami mensurvei beberapa lokasi yang bisa didirikan Posko Utama yang juga berfungsi sebagai Rumah Sakit Lapangan tipe I untuk pasien rawat jalan korban gempa Cianjur," ungkap Bima.
Keesokannya, setelah melakukan survei di beberapa tempat terkait lokasi pendirian RS Lapangan, Tim BSMI akhirnya mendirikan RS Lapangan dengan dukungan Badan SAR Nasional di Juanda Business Park Blok A2 Jalan Ir H Juanda, Cianjur.
"Alhamdulillah kebutuhan RS Lapangan untuk tempat yang datar dan cukup memadai ada di lokasi ini sehingga diputuskan pendirian RS Lapangan sebagai pos utama berada di wilayah ini," kata Bima.
