SERANG -- Tim Medis ke-5 Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Banten Peduli Cianjur, kembali diberangkatkan menuju lokasi bencana alam gempa M 5,6 di Cianjur, Jawa Barat. Tim yang bertugas dengan membawa paramedis, obat-obatan, paket pampers, paket minyak kayu putih, logistik, dan lainnya.
Koordinator Lapangan BSMI Banten Kang Satria menyampaikan, tim BSMI Banten akan melakukan koordinasi untuk memetakan aksi selanjutnya yang lebih terarah.
"Berdasarkan hasil evaluasi tim yang berangkat pada pekan dan melihat situasi dilapangan. Tidak memungkinkan dilakukan kegiatan dihari pada saat tim baru saja tiba di lokasi karena diperlukan koordinasi, laporan perkembangan terkini, perencanaan lanjutan serta pelaksanaan yang sifatnya berkesinambungan antara satu tim dengan tim yang lain maupun tim yg akan lepas tugas," ujarnya.
Pada kloter ini Tim Medis yang berkekuatan 7 personil menerjunkan 2 orang Bidan (mengingat banyak ibu hamil yang perlu penanganan medis dan alat kesehatan), apoteker dan relawan non medis.
Tim akan berangkat dari toko swalayan di dekat RS Sari Asih Serang. Dengan dua armada Ambulance BSMI dan ambulance APV PSC 119 Serang.
Sebelumnya tim pertama BSMI Banten sudah diberangkatkan pada 2 Desember. Hadir dalam pelepasan mewakili BSMI Prov Banten Cahyo Purnomo Ketua BSMI Kota Serang sekaligus memberikan pembekalan pada Tim Medis BSMI. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terimakasih atas kesiapan dan kesediaannya menjadi relawan Tim Medis BSMI untuk menolong orang lain yang terkena musibah. Juga relawan diminta agar selalu menjaga niat karena Allah,
"Jaga selalu niat kita agar tidak tercederai oleh kepentingan dunia. Mudah-mudahan perjalanan ini di ridhoi Allah dan bergerak tidak sia-sia," ujarnya dalam sambutan pelepasan.
Sebagai penutup dalam acara pemberangkatan tim ini, diberikan doa keselamatan oleh Da'i Muda Ustadz Yasir Arofat Aljambiy Assalam yang juga turut hadir melepas Tim Medis BSMI tersebut.
Koordinator Lapangan BSMI Banten Kang Satria menyampaikan, tim BSMI Banten akan melakukan koordinasi untuk memetakan aksi selanjutnya yang lebih terarah.
"Berdasarkan hasil evaluasi tim yang berangkat pada pekan dan melihat situasi dilapangan. Tidak memungkinkan dilakukan kegiatan dihari pada saat tim baru saja tiba di lokasi karena diperlukan koordinasi, laporan perkembangan terkini, perencanaan lanjutan serta pelaksanaan yang sifatnya berkesinambungan antara satu tim dengan tim yang lain maupun tim yg akan lepas tugas," ujarnya.
Pada kloter ini Tim Medis yang berkekuatan 7 personil menerjunkan 2 orang Bidan (mengingat banyak ibu hamil yang perlu penanganan medis dan alat kesehatan), apoteker dan relawan non medis.
Tim akan berangkat dari toko swalayan di dekat RS Sari Asih Serang. Dengan dua armada Ambulance BSMI dan ambulance APV PSC 119 Serang.
Sebelumnya tim pertama BSMI Banten sudah diberangkatkan pada 2 Desember. Hadir dalam pelepasan mewakili BSMI Prov Banten Cahyo Purnomo Ketua BSMI Kota Serang sekaligus memberikan pembekalan pada Tim Medis BSMI. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terimakasih atas kesiapan dan kesediaannya menjadi relawan Tim Medis BSMI untuk menolong orang lain yang terkena musibah. Juga relawan diminta agar selalu menjaga niat karena Allah,
"Jaga selalu niat kita agar tidak tercederai oleh kepentingan dunia. Mudah-mudahan perjalanan ini di ridhoi Allah dan bergerak tidak sia-sia," ujarnya dalam sambutan pelepasan.
Sebagai penutup dalam acara pemberangkatan tim ini, diberikan doa keselamatan oleh Da'i Muda Ustadz Yasir Arofat Aljambiy Assalam yang juga turut hadir melepas Tim Medis BSMI tersebut.
